Kamis, 27 Agustus 2009

Kaka Otaknya Madrid
Doni Wahyudi - detiksport


daylife
Madrid - Cristiano Ronaldo boleh saja menjadi pembelian termahal Real Madrid musim ini. Tapi menurut Manuel Pellegrini, otak permainan Los Merengues yang sesungguhnya ada di Kaka.

Madrid perlu mengeluarkan uang 65 juta euro untuk membujuk AC Milan melepas pemain terbaiknya itu. Jumlah tersebut jelas masih kalah dari Ronaldo yang memaksa Los Merengues mentrasfer uang sebesar 93 juta euro ke rekening Manchester United.

Tapi dalam beberapa laga pra musim yang sudah dilalui, Kaka justru dianggap mampu tampil lebih baik. Banyak sanjungan yang mengarah pada mantan pemain terbaik dunia 2007 itu, termasuk dari Pellegrini yang kini menyebutnya sebagai otak permainan Madrid.

"Kaka adalah kartu as. Jika dia sudah mendapat semua di sepanjang karirnya dan itu karena penampilan brilian yang selalu dia berikan pada tim yang dia bela," sanjung Pellegrini dua hari sebelum laga pertama mereka di La Liga Primera.

Lini tengah Madrid saat ini memang punya beberapa gelandang terbaik dunia. Selain Ronaldo, masih ada Xabi Alonso dan Lassana Diarra. Tapi dari Kaka-lah pola permainan Madrid berawal.

"Dia bisa mengubah kecepatan, mengubah pertandingan," sambung mantan pelatih Villarreal itu seperti diberitakan AFP.

Dalam segi bisnis, Kaka juga tak kalah dari Ronaldo. Pesepakbola Brasil bernama lengkap Ricardo Izecson Dos Santos Leite itu dianggap punya nilai tinggal bukan hanya di atas lapangan namun dari segi ekonomi.

"Kami sudah mengambil lompatan besar. Kaka adalah pemain yang akan mendatangkan banyak uang dan menghadirkan sesuatu yang disukai Florentino Perez: sebuah nilai yang secara bersamaan memuat kepentingan olahraga dan strategis," timpal Direktur Umum, Jorge Valdano.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar